Apa yang pertama kali terbesit di kepala kamu waktu denger CONOCO PHILIPS?? Perusahaan lampu? Oh bukan..bukan.., perusahaan cokelat?? (sumpah, awalnya aku pikir ni perusahaan cokelat!! >”<) ternyata dia adalah perusahaan pertambangan minyak asing! Wew..perusahaan ini sama kayak PERTAMINA kalo di Indonesia.
Aku tau ini juga nggak sengaja, waktu itu ada temen yang kerja di pertamina cerita, kalo dia punya temen yang kerja di sana, dan dia bilang kalo Conoco Philips itu adalah perusahaan minyak, sama kayak pertamina. Waktu aku bilang “aku pikir perusahaan cokelat” dia pasang tampang aneh, tapi ternyata dia lebih aneh lagi, dia bilang kalo dia itu dulu juga nggak tau kalo TOTAL itu adalah perusahaan minyak, pas dia ikutan tes recruitment-nya, di company brief sebelum tes, orang dari TOTAL ngomong cas-cis-cus soal minyak. sambil gelisah penasaran, akhirnya dia tanya sama orang disebelahnya yang ikutan tes juga
“ngomong-ngomong TOTAL tu perusahaan apa to??”
orang itu pun menjawab dengan setengah nggak percaya “perusahaan minyak….”
“haah???! Aku pikir perusahaan air minum…!”
HENING…
Yeah..aku pun sujud sukur masih ada orang yang lebih konyol dari aku.
Dan untungnya aku sempet tau Conoco Philips itu perusahaan apa sebelum aku ikutan tes recruitmentnya. Aku masih inget lokasi tesnya di MM UGM. Pertama kali masuk ke MM UGM….dan kesan pertama adalah…kereeennn….suatu hari aku bakal kuliah di sini…(ngarep).
Nah di sini juga aku ketemu temen KKN dulu, arina, syukurlah ada orang yang aku kenal, tiap ikutan tes kerja, aku emang jarang ketemu orang yang udah aku kenal sebelumnya. Biasanya semua muka-muka baru.
Waktu registrasi, dia langsung mendekat sambil bisik-bisik “kita duduknya sebelahan ya..”
“okeh..okeh…”jawabku..bisik-bisik juga
Satu per satu masuk ruangan, ternyata masing-masing dapet kotak snack dan..eh apaan tuh? Mereka punya souvenir??asik..asik..asik…dapet souvenir!! Ada tiga jenis souvenir yang mereka sediakan, dua diantaranya keliatan kayak dompet bentuk kotak sama bulat, yang ketiga itu gantungan kunci. Sumpah, aku pikir kita bakal dikasih tiga-tiganya!!udah kegirangan duluan, tapi eh ternyata masing-masing cuma dapet 1. Aku Cuma dapet dompet bentuk kotak. KECEWA.
Waktu masuk ruangan, dengan norak souvenir tadi langsung ku buka resletingnya, waw, ternyata ini bukan dompet!! Tapi hand bag yang bisa dilipet-lipet jadi kotak kecil truz bisa ditutup pake resleting! Sering – sering aja nih tes kerja dikasih souvenir.
company brief sebelum tes pun dimulai, Arina keliatan mupeng banget ngeliatin satu per satu slide presentasi mereka. Ada gambar cewek pake wear pack berdiri di kapal yang ada di tengah laut. Kayak lagi mau proses drilling gitu. Dia bilang itulah cita-citanya dari dulu, kerja di off shore. Dia emang jurusan teknik kimia, jadi kalo keterima, emang bakal ditempatkan untuk posisi seperti itu.
Kalo aku? Jangan tanya, sama sekali nggak pengen. Untungnya teknik industri di sini ditempatkan untuk posisi business apprentice yaitu program on job training selama 2 tahun, sebelum jadi pegawai tetap dan pastinya business apprentice disiapkan buat jadi management leader, makannya penempatannya otomatis on shore, di dalam kantor ..ga di tengah laut kayak gitu. Terus terang aku mabok laut, jadi nggak kebayang kalo haruz kerja kayak gitu, kan nggak lucu kalo minyak mentah yang dibor terkontaminasi sama muntah.
Proses recruitment Conoco Philips ini pada akhirnya nanti hanya akan mengambil kurang lebih 15 orang untuk posisi business apprentice (posisi yang ku apply) dan 15 orang untuk petrotech apprentice (posisi yang Arina apply) seluruh Indonesia!! Baiklah, dari kurang lebih 200 orang yang ada di ruangan ini dan pastinya ratusan orang lain yang ikut recruitment di Jakarta, Bandung dan Palembang, akankah aku jadi salah satu yang terekrut ?? PESIMIS.
Arina bilang dia udah sering ikutan tes recruitment untuk perusahaan-perusahaan minyak kayak gini, semacam pertamina, Total, Sclumberger, nah tes di sclumberger ini yang paling konyol. Dia cerita waktu itu tes awalnya walk in interview, dan untuk perusahaan sekelas sclumberger, yang ikutan tes dari seluruh Indonesia pastinya ribuan orang dong, dan tahukah anda pada akhirnya ada berapa orang yang keterima di perusahaan itu??!! 1 orang aja. SADIZZZ!!.
Perusahaan itu pun membela diri dengan bilang
“ kami tidak akan segan-segan mengeluarkan banyak uang untuk proses recruitment besar-besaran seperti ini, karena pada akhirnya kami akan mendapatkan yang terbaik dari yang terbaik.”
OH YEEAAHH….
Tes tahap pertama Conoco Philips adalah TOEIC, dan ternyata kita berdua lolos tes ini, tes berikutnya adalah tes psikotes, semacam serangkaian tes GAT (General Aptitude Test) , tes kepribadian, Tes Pauli, dan akhirnya tes gambar. Tadi pagi aku nyampe gedung ini jam 7 pagi, dan akhirnya baru kelar jam 6 sore. Belom lagi besok pagi dilanjutin interview. What a TEPAR day.
Kelar interview besok paginya, mereka bilang kalo pengumuman lolosnya kurang lebih sebulan lagi. Waw, kenapa ga setahun lagi aja mbak??
Dan selama sebulan itu, aku dan Arina saling kontak hanya sekedar menanyakan “Conoco udah ada pengumuman belom??” Sampe akhirnya setelah sebulan, cuma Arina aja yang di sms untuk lanjut ke tes tahap berikutnya di Jakarta. Aku nggak dapet sms apapun. Dan denger punya denger, dia pun ternyata gagal di tes lanjutan itu. Huft…
thanks info nya mbak.
BalasHapus